Tari Nirbaya Edan-edanan merupakan sebuah karya tari baru yang mengarah pada tradisi masyarakat jawa. Sebuah ritual adat dalam upacara temanten yang berfungsi sebagai penolak bala. Formasi dan gerakan tari ini menggambarkan wujud orang gila yang dipercaya dapat mengusir hal-hal gaib yang mengganggu acara mantenan.
Tarian ini sengaja diciptakan untuk hiburan dengan gerakan yang over dramatis layaknya orang gila, akan tetapi tetap pada fungsinya sebagai ritual penolak bala. Dengan gerakan tangan dan panggul yang seirama serta memakai properti kemoceng dan kipas yang ditujukan untuk mengusir roh-roh jahat.
Mental yang kuat harus menjadi bekal dalam tarian ini, karena mulai dari gerakan yang seperti orang gila hingga riasan wajah yang layaknya seperti badut, tentu sangat menguji mental. Jika penari mentalnya down dapat dipastikan wiraga dan wirasa nya pasti tidak bagus.
"Gerak tari ini sangat menguras tenaga, membutuhkan waktu kurang lebih 1 minggu untuk menguasai wiraga, wirama, dan wirasa agar dapat menampilkan yang terbaik untuk momen yang spesial,"ucap Nila Puspita, salah satu penari di Lingkungan Tamperan, Rabu (10/08).
Pada saat hari acara, para penari mulai berhias dua jam sebelum acara dimulai. Dalam menyiapkan diri mereka saling membantu satu sama lain seperti saling bergantian memasangkan sanggul, aksesoris kepala, merapikan kemben dan lainnya. (PemkabPacitan).